Kata selvedge berasal dari kata “self-edge” yang berarti membentuk tepi/ujung sendiri. Selvedge denim ini dibuat untuk mengatasi kain denim biasa, yang tepi kainnya terurai berantakan dan tidak rapih. selvedge adalah celana memiliki keunggulan alami, dimana tepi kain tersebut tidak terurai. Biasanya, tepi-tepi kain itu berlokasi di Outseam celana, sehingga akan terlihat jika celana dilipat bagian bawahnya. Meskipun selvedge tidak selalu identik dengan raw Denim, kehadiran selvedge biasanya menyiratkan bahwa denim selvedge ini adalah celana dengan kualitas yang lebih tinggi.

Selvedge denim di Indonesia sendiri mulai dikenal dan naik pamor sejak tahun 2009-2010 lalu. Denim ini memiliki ciri khas jahitan pada tepi kain yang tidak terurai seperti jenis jeans yang lainnya

Selvedge denim

Jeans Selvede denim Warpweft Company Essential Kaze 2

Di Indonesia, pergerakan selvedge ini tergolong cepat, terlebih di kalangan anak muda, meskipun pemakainya juga beragam. Selain terlihat lebih casual edgy bagi para penggemar jeans, jenis selvedge ini rata-rata memiliki jahitan yang lebih rapi dan detail pada bagian-bagian kecilnya seperti raised beltloop dan rivet (hardware) yang bagus.

Selvedge denim itu letaknya pada bagian atas sampai bawah yang mana jika bagian bawah jeans dilipat atau dicuff oleh pemakainya akan terlihat selvedge tersebut. selfedge atau selvedge akan sangat identik dengan fades untuk  menunjukkan bahwa jenis jeans tersebut memiliki kualitas dan keunggulan yang tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya dan kemuidna untuk membuatnya dibutuhkan mesin vintage agar dapat menghasilkan selvedge yang bagus

biasanya material pembuatannya menggunakan jenis denim yang memiliki satuan berat (oz) di atas 15 oz, satuan berat ini memiliki pengaruh juga terhadap lentur dan kaku an terhadap denim.

Semakin tinggi oz nya, semakin tebal pula denim tersebut dan ke kakuan akan mempengaruhi kekerasan jeans tersebut, dan tentu saja semakin tinggi harganya.

Namun hingga saat ini, pecinta jeans lebih menyukai denim yang memiliki oz tinggi. Meskipun tebal dan tidak nyaman, namun dia akan semakin kuat materialnya, apalagi menimbulkan fades yang bagus pada pangkal-pangkal jeans (honey combs) akan terbentuk setelah dipakai beberapa bulan atau tahun kemudian

Berbeda dengan Selvedge denim jepang yang identik dengan berat, tebal dan kaku, Selvedge Amerika justru kebalikannya beberapa denim diciptakan dan dibuat dari bahan lebih ringan, lembut dan halus, keseluruhan denim amerika  juga menggunakan bahan – bahan yang berkualitas. Amerika juga kemudian bekerja sama dengan beberapa seniman profesional, menggabungkan teknik pewarnaan alami, yang memberikan garmen masing-masing karakter khasnya sendiri.

Sebenarnya, selvedge denim sudah lebih dahulu muncul daripada denim biasa atau regular denim. Hal ini disebabkan pada zaman dulu memang mesin yang digunakan untuk menghasilkan atau membuat Fabric denim shuttle loom membuang  waktu yang sangat lama dalam proses pembuatannya. kemudian dengan meningkatnya permintaan kain denim pada tahun 1950an, maka digunakannya mesin Projectile loom yang bisa memproduksi kain denim lebih cepat dan lebih lebar, namun tepi kainnya yang terurai dan tidak rapi atau biasa dikenal dengan jaitan obras

JAPANESE SELVEDGE DENIM

Japanese selvedge denim merupakan salah satu jenis kain yang ada di pasar fashion dunia ini. Namun berdasarkan pendapat dari beberapa penggunanya, jenis denim satu ini dianggap jauh lebih baik dibandingkan dengan jenis lainnya. Contohnya seperti denim selvedge asal Italia.

Beberapa orang beranggapan jika kain asal Jepang ini jauh lebih berkualitas. Tentu saja alasan mengapa orang beranggapan jika kain asal Jepang ini lebih berkualitas akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Seperti kita ketahui, jenis Denim sendiri sangatlah beragam dari mulai denim Turki, Italia, atau bahkan Amerika.

Namun yang membuat orang penasaran, kenapa denim asal Jepang ini justru jauh lebih populer dibandingkan negara lain. Bahkan di negeri Paman Sam, peminat dari denim negeri samurai tersebut sangatlah tinggi. Lantas apa sebenarnya yang membuat kain asal Jepang ini begitu digandrungi?

Apakah mungkin hanya sensasi saja? Ataukah ada keunikan tersendiri dari jenis pakaian satu ini? Sudah tentu ini sangat menarik untuk dibahas. Apalagi jika Kamu adalah seorang pecinta fashion atau hendak membeli Japanese selvedge denim ini. Langsung saja ini dia penjelasannya.

Japanese selvedge denim ini memiliki varian warna yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan jenis kain denim lainnya. Berdasarkan info yang kami dapatkan, di masa lalu para petenun Jepang selalu menjadikan warna sebagai unsur terpenting pada kain.

Berdasarkan fakta sejarah yang ada saat ini, Jepang diakui sebagai salah satu negara dengan sejarah tekstil yang sangat maju. Terutama dari segi pewarnaannya. Hal ini dimulai dari keberadaan kimono yang sudah dibuat sejak berabad-abad lalu. Kemudian dilanjut dengan pewarnaan kasuri yang juga tidak kalah terkenal.

Japanese selvedge denim ini menjadi istimewa adalah bobotnya. Dibandingkan dengan jenis denim lainnya, denim jepang memiliki beban yang lebih besar. Perlu diketahui, standar bobot denim saat ini ada di kisaran 11 hingga 14 oz. Bobot denim Jepang mencapai 20 oz.

Alasan lain kenapa denim Jepang ini menjadi spesial adalah karena cara pengolahannya yang sangat detail. Japanese selvedge denim ini sendiri melewati beberapa proses pengerjaan dalam pembuatannya. Tidak heran jika kemudian kualitasnya sangat diakui.