Dalam dunia fashion tidak ada aturan yang benar-benar baku dan pasti, dan pria atau laki laki bisa saja memakai apa pun sesuai keinginan mereka, salah satunya vintage style atau style lawas. Biasanya mereka memilih gaya ini lantaran ingin tampak klasik, tidak melulu kasual atau bergaya kekinian

Arti vintage itu apa sih sebenarnya?

Vintage biasanya sebangun dengan sesuatu yang berkaitan dengan benda layaknya fashion atau malah sebuah furnitur. Tapi enggak selalu karena kata vintage sendiri juga dipakai dalam lingkungan otomotif. Biasanya orang menyebut seperti ini jika mendengar kata “vintage”..

Arti vintage biasa menunjuk pada sesuatu yang kuno atau jadul. tapi kata ini tidak ada hubungannya dengan kata usang. Vintage mengacu pada suatu waktu saat anggur lagi dipanen. Asal katanya sendiri berasal dari vinum. vinum ini faktanya berasal dari bahasa latin yang punya arti lebih beken sebagai sebuah minuman dari fermentasi buah anggur.

gaya vintage mengalami perubahan arti yang condong pada sesuatu yang lawas sesuatu yang disebut vintage umumnya mengacu pada umur yang lama. Jika umur barang tersebut semakin tua, maka value keunikan dan karakternya semakin naik..

kemudian dalam fashion hampir setiap hari, jutaan baju diproduksi. Namun ada saja masanya seseorang ingin menyingkirkan baju milik mereka. Semua itu bisa ditemui di toko-toko yang khusus menjual barang secondhand. Tidak sedikit item masih terlihat keren jika dipakai.

Vintage Style Bukanlah Retro

item fashion, terutama baju hanya layak pakai selama tiga tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan Anda menemukan baju yang sudah berusia puluhan tahun dalam kondisi masih bagus.

Nah, pakaian zaman dulu terkadang punya sebutan seperti vintage, retro,  Kemudian Menginjak tahun 1920-an sampai 1980-an, muncul istilah vintage style. Terakhir, retro mengacu pada gaya yang menyerupai tren fashion zaman dulu.

Barang vintage atau Vintage Style  tidak selalu dari Thrifting

Memang benar bahwa vintage style dan thrift shop menjadi 2 hal yang sering disamakan dan juga sulit dipisahkan. Sayangnya, tidak semua barang di sana dapat dikategorikan vintage. Karena usianya belum lebih dari seperempat abad atau cukup bersejarah untuk diberikan label vintage, bisa Anda bedakan?

karena bisa saja pakaian dengan merek baru atau Brand baru memiliki Gaya vintage style atau terinpirasi dalam pakaian vintage

dalam Dunia jeans biasa di sebut Repro atau Reproduction yang mengacu pada jeans tahun tahun 1900 an

Vintage style

Sumber : Darahkubiru

 

Fashion akan selalu berputar putar. Ketika kalian kembali menerapkan trend berbusana di beberapa dekade yang lalu, Kalian akan dipanggil sebagai seseorang berpenampilan vintage.

Perkembangan patokan fashion dari waktu ke waktu sebetulnya sama. Tren fashion itu berbeda hanya ada pada pemilihan warna dan bahan pakaian. Sesekali, Anda perlu mengetahui perkembangan fashion yang ada agar Anda mengerti asal mula kemunculan tren fashion saat ini.

Kami disini akan membahas Vintage Style tp hanya beberapa style saja yang akan kami bahas

1. Style in 50s

Vintage Style 50s

Selain style berpakaian New Look. Tahun 1950 juga diperindah dengan menuainya pakaian yang lebih urban namun tetap keren

Sangat dipengaruhi dari Elvis Presley yang memberikan vibes Rock and Roll dan juga style. Style urban dan pop culture ini populer dengan panggilan Pin Up. Style pakaian Pin Up lebih mengarah ke ringan dan agak terbuka.

2. Style in 1970

Vintage Style 1970

Nah di era ini, gaya berpakaian yang mencirikan kebiasaan disco berkembang sangat deras. Sekali lagi, pada tahun ini dikuasai oleh kaum muda. Style berbusana ditunjukkan dengan memakai celana pendek ketat atau hot pant , sepatu dengan rata, dan tentunya celana dengan fit longgar.

NAH model pakaian era zaman  dulu ini kembali dipakai oleh masyarakat jaman sekarang. Tidak akan terkesan kuno atau ketinggalan zaman tapi keren, itulah arti vintage seharusnya kamu tau. Jadi sudah tertarik untuk mencoba Vintage Style.